Ini Dugaan Pemicu Kebakaran Puluhan Bangkai Bus Transjakarta di Bogor

BerandaBogor.com – Api melalap puluhan bangkai bus Transjakarta di lokasi penampungan, kawasan Dramaga, Kabupaten Bogor. Apa pemicu sumber api?

Kebakaran itu diduga akibat percikan dari mesin potong yang menyambar bagian bus yang mudah terbakar. “Dugaan awal kebakaran terjadi akibat adanya percikan api dari mesin las potong dan menyambar ke bagian bus, kemudian terbakar,” kata Komandan Regu Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor Sholeh saat ditemui detikcom di tempat kejadian, Jumat (13/11/2020).

Banyaknya bahan-bahan di lokasi yang mudah terbakar, membuat api mudah membesar dan menjalar ke unit bus lainnya yang ada di lokasi. Kobaran api menghanguskan bangkai bus Transjakarta.

Sempat terdengar beberapa kali suara ledakan saat api membakar bus. Belum dipastikan apakah ledakan tersebut berasal dari tabung gas yang jadi bahan bakar bus Transjakarta atau dari tabung gas yang digunakan sebagai bahan bakar las.

Sholeh menyebut kebakaran terjadi sekitar pukul 13.30 WIB tadi. “Total sementara ini ada 11 unit damkar yang diterjunkan. Dari Kota dan Kabupaten Bogor,” katanya.

“Kalau jumlah bus yang terbakar saya belum tahu, nanti informasinya dari pengelola tempat ini,” Sholeh menambahkan

Kepala Desa Dramaga Yayat Supriyatna mengatakan area kebakaran ini merupakan lokasi penampungan bus Transjakarta. Bus itu sudah tidak terpakai.

“Jadi ini memang sudah dari 2018. Tempat parkir bus Transjakarta yang tidak terpakai. Jumlah pastinya bus yang ada di sini saya belum tahu, tapi ratusan bus ada di sini sejak 2018. Semuanya bus Transjakarta, enggak ada bus lain,” katanya.

“Nah menurut informasi, di sini sedang ada proses pemotongan bus, ‘dimultilasi’ istilahnya. Sudah sejak dua minggu kalau enggak salah informasinya,” tutur Yayat menambahkan.

Sumber: Detik

Latest news

Jika Ada Klaster Baru Corona, Pemkot Bogor Dukung Pemberlakuan WFH 100 Persen

BerandaBogor.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian bicara kemungkinan aturan work from home (WFH) 100 persen selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berlangsung. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mendukung...

Ciri-Ciri Hewan Sakit yang Wajib Diketahui

Sama seperti manusia, hewan juga bisa jatuh sakit. Akan tetapi, saat sedang sakit hewan tidak bisa berkata jika ia sedang sakit. Oleh karena itu,...

Mer-C Tangani Tes Covid-19 Habib Rizieq, Mahfud MD Ungkap Fakta Mengejutkan

BerandaBogor.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebutkan bahwa lembaga Medical Emergency Rescue Committe (Mer-C) tidak memiliki laboratorium...

Mahfud MD: MER-C Tak Punya Kewenangan Tes Covid

BerandaBogor.com - Pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab disebut telah dites Covid-19 oleh MER-C saat berada di Rumah Sakit (RS) UMMI, Kota Bogor....

Related news

Jika Ada Klaster Baru Corona, Pemkot Bogor Dukung Pemberlakuan WFH 100 Persen

BerandaBogor.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian bicara kemungkinan aturan work from home (WFH) 100 persen selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berlangsung. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mendukung...

Ciri-Ciri Hewan Sakit yang Wajib Diketahui

Sama seperti manusia, hewan juga bisa jatuh sakit. Akan tetapi, saat sedang sakit hewan tidak bisa berkata jika ia sedang sakit. Oleh karena itu,...

Mer-C Tangani Tes Covid-19 Habib Rizieq, Mahfud MD Ungkap Fakta Mengejutkan

BerandaBogor.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebutkan bahwa lembaga Medical Emergency Rescue Committe (Mer-C) tidak memiliki laboratorium...

Mahfud MD: MER-C Tak Punya Kewenangan Tes Covid

BerandaBogor.com - Pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab disebut telah dites Covid-19 oleh MER-C saat berada di Rumah Sakit (RS) UMMI, Kota Bogor....